Profesor Hembing Pemenang The Star of Asia Award

Laksana hajinya yang tidak jauh berbeda dengan pengalaman haji keduanya pada tahun 1996. Semua itu Profesor Hembing terima berkat rahmat dan hidayat Allah SWT. Profesor Hembing menyadari bahwa dirinya hanyalah hamba Allah yang sangat kecil di hadapan-Nya. Oleh karena itu, Profesor Hembing berusaha beramal baik, sebanyak-banyaknya dan akan senang hati beramal kemanusiaan bagi orang lain yang membutuhkan.

Herbal by: okeinfo.net

Ulama atau Cendikiawan

Menyitirr uraian Prof . Dr. M. Quraish Shihab dengan memahami ayat-ayat Al-Qur’an surah Ali Imran ayal 150-159 dalam bukunya Membumikan AIQur’an. bahwa ciri-ciri seseorang yang dinamakan intelektual muslim, yaitu sebagai berikut.

1. Berzikir atau mengingat Tuhan dalam segala Situasi dan kondisi.

2. Memikirkan atau memperhatikan fenomena alam raya yang pada saatnya memberi manfaat ganda.

yaitu tujuan hidup dan kebesaran Tuhan serta memperoleh manfaat dan rahasia alam raya umuk kebahagiaan dan kenyamanan hidup duniawi.

3. Berusaha dan berkreasi dalam bentuk nyata, khususnya dalam kaitan hasil-hasil yang diperoleh dan pemikiran dan perhatian tersebut.

Dengan menyusun Jejak langkah dan perulangan Profesor Hembing, demikianlah yang telah dilakukan Profesor Hembing sebagal intelektual muslim. Dalam hal ini. peran cendikiawan tidak terbatas pada perumusan dan pengarahan tujuan, tetapi juga harus mampu memberi contoh pelaksanaan dan sosialisasinya di tengah mayarakat. Kemampuan berpikir demikian disebut oleh Al-Qur an sebagai “ulama” atau “cendekiawan,” apa pun disiplin llmu yang ditekuninya. (Faathir: 28 dan asy-Syu’araa’: 197)

Sosok Profesor Hembing dengat Formatnya Sendiri

Ketika berbicara tentang pengobatan tradisional atau tentang tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat, seringkali masyarakat Indonesia, bahkan dunia internasional merujuk kepada Prof hembing. baik karena kreativitasnya yang tak pernah berhenti dalam memasyarakatkan pengobatan tradisional yang murah dan “dari alam.” maupun karena sosok pribadinya yang memiliki nilai “lebih”. Acara-acaranya di berbagai televisi dan radio tak pernah tidak ditonton masyarakat luas. malah selalu ditunggu-tunggu. apalagi dalam setiap mengemas acara tersebut. Prof Hembing selalu didampingi figur-figur terkenal, baik artis, pejabat. atau orang-orang berpengaruh di Indonesia.

Bagi masyarakat lndonesia terutama golongan menengah ke bawah, upaya pengobatan tradisional dapat menjadi pilihan utama. Selain murah. Bahan baku untuk membuat obatnya pun bisa didapat di mana saja, bahkan di halaman rumah sekalipun. Sedangkan bagi orang yang herpenghasilan tinggi atau kaum selebriti, pengobatan ala Prof Hembing merupakan alternatif dari hiruk-pikuk dan bau khas kimian rumah sakit modern. cara-cara Prof Hembing dalam mengobati berbagai penyakit yang kronis sekalipun terkesan mudah dan efisien. Meskipun demikian, pengobatan tradisional ini tidak dimaksudkan sebagai pengobatan yang kampungan karena jelas bukti-bukti keberhasilannya. Di samping itu. masyarakat luas pun telah mengakui manfaatnya, dan masyarakat golongan mana pun. Pasien yang datang ke tempat Prof Hembing tak pernah berhenti mengalir dan buku-buku cara pengobatan tradisional ala Prof Hembing tak pernah berhenti dibaca dan dimanfaatkan, bahkan pada tempatnya tersendiri Prof Hembing telah ditempatkan masyarakat ke dalam suatu letak yang tinggi dan tersendiri.

Kemampuan dan sepak terjang Prof Hembing dalam dunia kemanusiaan begitu membekas dalam nurani masyarakat. Antusiasme Prof Hembing dalam mengamalkan ilmu yang dimilikinya kepada masyarakat luas melalui berbagai cara dan media, adalah bukti nyata betapa ilmu pengetahuan di zaman kapitalisme seperti sekarang yang dianggap sebagai “investasi” yang mahal Justru dikembalikan Prof Hembing ke dalam wadah yang semestinya. yaitu karunia dan anugerah Tuhan yang harus dan semestinya bisa diketahui dan dimiliki umat manusia. Oleh karena itu. Prof Hembing tidak pelit menginformasikan berbagai resep atau bahkan turun tangan langsung menolong pasien. Di atas segala kelebihan dan kekurangannya, Prof Hembing adalah sosok dengan formatnya tersendiri di tengah belantika manusia Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta itu.

Prof. Hembing pemenang the Star of Asia Award: pertama di Asia ketiga di dunia. By: Siti Nafsiah.

Artikel Lainya: Bijaklah dalam Pemakaian Listrik dan Air di Rumah