Menanam di Tengah Beton: Memaksimalkan Lahan Terbatas dengan Urban Farming
Fenomena penyempitan lahan di area perkotaan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi mereka yang memiliki hobi berkebun atau ingin hidup lebih mandiri secara pangan. Dengan menjamurnya pembangunan perumahan vertikal dan pemukiman padat penduduk, halaman luas kini menjadi kemewahan yang sulit dijangkau. Namun, keterbatasan ruang fisik sebenarnya bukanlah akhir dari kreativitas. Di sinilah konsep urban farming atau pertanian perkotaan muncul sebagai solusi revolusioner.

Urban farming bukan sekadar memindahkan kebun ke dalam kota, melainkan sebuah gaya hidup yang mengintegrasikan produksi pangan ke dalam ekosistem perkotaan yang padat. Dengan teknik yang tepat, balkon apartemen yang sempit, dinding pagar yang kosong, hingga area jemuran di lantai atas bisa disulap menjadi sumber pangan yang produktif. Artikel ini akan membedah secara mendalam berbagai teknik urban farming yang paling efektif untuk lahan terbatas serta bagaimana cara memulainya agar memberikan hasil maksimal.
Mengapa Urban Farming Menjadi Solusi Masa Kini?
Sebelum masuk ke aspek teknis, penting untuk memahami mengapa … Read more



